Kamis, 15 Oktober 2015

Catatan Kecil Sang Narapidana : Desah Nafas Kecewa

Kau hanya memandang diriku,

dari jauh

tanpa kata-kata.

Biar!

agar kau tak dengar desah nafas kecewaku.





Dalam perjalanan waktu,

orang-orang silih berganti,

tak terasa,

beribu wanita telah kau dekapi.





Menyakitkan!

mimpi buruk paling menakutkan !





Di persimpangan jalan itu

tak lagi kau tatap wajahku,

pergi dan menjauh.

Biar!

agar kau tak dengar ratap tangis terakhirku…





Jakarta

3 Desember 1994

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Seluruh atau sebagian artikel yang terbit di Situs kami tidak otomatis mempresentasikan suara umat islam secara keseluruhan. Setiap tanggapan, sanggahan atau komentar Anda dapat disampaikan ke kolom komentar di bawah ini