Senin, 05 Oktober 2015

Catatan Kecil Sang Narapidana : Cinta Tak Selamanya Indah

Cintaku,

kubaktikan kasih

sayangku demi

kebahagiaanmu,

mengalirkan keindahan

sebening embun,

dingin menetes di relung

kalbumu.





Cintaku,

di bukit kecil ini aku

mengabdi,

menyeruak telaga kasih

melupakan perih.

Sungguh!

Ingin beranjak dari perih

dan kekacauan ini,

kegalauan

kegersangan

air mata,

sejenak membuatku

mabuk,

jalang dan binal,

telah serakah-kah birahi

cinta ini ?





Cintaku,

sungguh!

tak selamanya cinta itu

indah bukan?

Tapi kau sayangku,

tapi kau deritaku,

tapi kau harapanku,

tapi kau kecewaku,

tapi kau cintaku,

tapi kau jeritanku…!!





Kering dedaunan luruh di

bumi,

meninggalkan sepasang

prenjak kecil dalam

jeritan nelangsa,

mega di angkasa berlalu

pergi,

bercerai bengawan dari

derunya air,

air kehidupan-sepasang

mata

mata cinta

yang tak selamanya

indah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Seluruh atau sebagian artikel yang terbit di Situs kami tidak otomatis mempresentasikan suara umat islam secara keseluruhan. Setiap tanggapan, sanggahan atau komentar Anda dapat disampaikan ke kolom komentar di bawah ini