Sabtu, 11 Maret 2017

Warga Negara Korea Utara Tuding Malaysia Terlibat Konspirasi dalam Kasus Pembunuhan Kim Jong-Nam

Ri Jong-Chol mengenakan rompi antipeluru saat dibawa keluar dari markas Kepolisian Sepang (Kyodo/via REUTERS)
  

Forummuslim.org - 
Sempat bungkam, pria Korea Utara (Korut) Ri Jong-Chol akhirnya buka suara soal penahanan dirinya terkait kasus pembunuhan Kim Jong-Nam. Jong-Chol menyebut dirinya sebagai korban konspirasi oleh otoritas Malaysia, untuk merusak citra Korut di mata dunia. 


Usai dibebaskan dan tak didakwa karena tak cukup bukti, Jong-Chol dideportasi ke Pyongyang via Beijing, China dengan didampingi dua pejabat Kedutaan Besar Korut. Seperti dilansir Reuters, Sabtu (4/3/2017), Jong-Chol telah tiba di Bandara Internasional Beijing pada Sabtu (4/3) pagi waktu setempat. 

Kedatangannya disambut oleh kerumunan wartawan Korea Selatan (Korsel) dan Jepang yang sengaja menunggunya. Dengan dikawal Kepolisian China, Jong-Chol dijauhkan dari kepungan wartawan. Jong-Chol kemudian dibawa ke kantor Kedutaan Besar Korut di Beijing dan akhirnya memberikan pernyataan.

Berbicara kepada wartawan di luar kantor Kedubes Korut di Beijing, Jong-Chol menuding otoritas Malaysia memaksa dirinya untuk mengaku. Dia menegaskan, dirinya tidak ada di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) saat Jong-Nam dibunuh pada 13 Februari lalu. 

Jong-Nam (46) tewas usai diserang racun VX di tengah keramaian KLIA. Dua terdakwa wanita, yakni Siti Aisyah (25) dan Doan Thi Huong (28), telah disidang dan dijerat dakwaan pembunuhan dengan ancaman hukuman mati. 

Tidak hanya itu, Jong-Chol juga mengaku dirinya tak tahu apa-apa soal tudingan polisi bahwa mobilnya digunakan dalam kasus Jong-Nam ini. Dalam kasus ini, dia diduga berperan sebagai sopir bagi salah satu dari empat pria Korut lainnya, yang kabur pada hari yang sama saat Jong-Nam dibunuh. Keempat pria Korut yang diyakini sebagai dalang utama pembunuhan ini, diketahui telah kembali ke Pyongyang. 

"Saya menyadari bahwa ini sebuah konspirasi, sebuah plot, untuk berusaha menghancurkan status dan kehormatan Republik (Korea Utara-red)," sebut Jong-Chol. [detik]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Seluruh atau sebagian artikel yang terbit di Situs kami tidak otomatis mempresentasikan suara umat islam secara keseluruhan. Setiap tanggapan, sanggahan atau komentar Anda dapat disampaikan ke kolom komentar di bawah ini