Senin, 02 Januari 2017

Putin : Barat Dikuasai NWO




Ini bukan teori konspirasi, liberal idiot! Ini adalah fakta yang nyata yang disampaikan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin. Putin menyebut bahwa elit pengusa liberal negara-negara barat telah meninggalkan nilai-nilai tradisional dan sehingga kebudayaan barat yang maju terancam hancur.

Ini adalah pernyataan yang sudah lama didengung-dengungkan oleh para pengamat teori konspirasi tentang adanya kekuatan jahat penyembah setan di belakang layar yang berusaha menghancurkan negara-negara dan bangsa-bangsa di dunia dengan menghancurkan nilai-nilai tradisi, moral dan agama.

"Banyak negara barat telah mengambil jalan dimana mereka menolak nilai-nilai dasar mereka sendiri, termasuk akar kekristenan yang telah membentuk dasar budaya negara-negara barat. Di negara-negara ini moral dasar dan seluruh identitas tradisi telah ditolak atau direlatifkan, termasuk identitas nasional, budaya, agama dan bahkan identitas gender,” kata Putin dalam pidato tahunan menyambut Natal dan tahun baru pekan lalu.

"Di sana, keluarga dengan banyak anak disamakan dengan hubungan homoseksual. Ini mengantarkan pada kondisi serius propaganda pedophilia," tambahnya.

Putin menghabiskan waktu hingga empat jam untuk memberikan penjelasan lengkap tentang pernyataannya itu melalui sesi tanya jawab. Menurutnya ada suatu 'dorongan internasional' untuk 'menghancurkan kedaulatan bangsa' dan 'menghancurkan identitas keragaman ciptaan Tuhan'.

Menurut Putin, kondisi di barat sudah sangat akut dimana masyarakat bahkan telah dijejali keyakinan bahwa 'percaya pada Tuhan' adalah sama dengan 'percaya pada setan'. Jargon 'politik lurus' (political correctness) (dan juga anti-semit) membelenggu keyakinan mereka.

“Hari-hari libur dan perayaan Kristen telah dihauskan atau dinetralisir (dikaburkan maknanya) dengan nama-nama lain, sepertinya orang-orang Kristen malu dengan identitas agama mereka. Dengan metode ini nilai-nilai moral dasar perayaan-perayaan agama ini disembunyikan," kata Putin.

“Dan kini negara-negara itu (barat) mencoba memaksakan model ini ke seluruh dunia. Saya sangat yakin bahwa ini adalah sebuah cara langsung untuk mendegradasi dan memundurkan kebudayaan. Ini akan mendorong lebih jauh krisis moral dan demografi di barat. Apa bukti lebih nyata dari krisis moral dan masyarakat manusia di barat daripada lemahnya fungsi reproduksi?“

"Kini hampir semua negara-negara maju di barat tidak bisa selamat dari krisis reproduksi, bahkan dengan bantuan kedatangan imigran asing sekalipun," tambahnya.

"Tanpa nilai-nilai moral yang berakar pada kekristenan , tanpa aturan dan nilai-nilai moral yang telah membentuk bangsa-bangsa barat selama ribuan tahun, masyarakat akan kehilangan dignitasnya.”

Lebih jauh, Putin juga menyinggung upaya-upaya negara-negara barat untuk membentuk 'pemerintahan global' (New World Order, demikian istilah populer di kalangan pengamat teori konspirasi). Tujuan dari hal itu adalah untuk menghilangkan kedaulatan bangsa-bangsa dan keberagaman ciptaan Tuhan.

“Pada saat yang bersamaan dengan proses di tingkat nasional di negara-negara barat, kami melihat di tingkat internasional ada upaya-upaya untuk membentuk model dunia yang 'unipolar' dan 'unified' untuk menggantikan institusi-institusi penjaga hak-hak dan kedaulatan bangsa-bangsa. Di dunia dengan model ini tidak ada lagi kedaulatan bangsa-bangsa. Dunia seperti itu hanya menganggap bangsa-bangsa sebagai jajahan (vassals)," kata Putin lagi. 

“Dalam perspektif sejarah, dunia semacam itu berarti hilangnya idetitas bangsa-bangsa dan keberagaman ciptaan Tuhan.”

Blog ini yakin, Sapi Marif dan kawan-kawan liberal idiotnya belum sampai pada pemikiran secerdas Putin ini.( Indonesian Free Press.)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Seluruh atau sebagian artikel yang terbit di Situs kami tidak otomatis mempresentasikan suara umat islam secara keseluruhan. Setiap tanggapan, sanggahan atau komentar Anda dapat disampaikan ke kolom komentar di bawah ini