Jumat, 13 Januari 2017

Larangan Bersifat Sombong

Virus yang paling berbahaya adalah sombong. 'Ujub. Kagum akan kehebatan diri sendiri. Seperti perkataan : "Wah saleh sekali saya", atau "Pintar sekali saya".

Dan juga Riya'. Berharap agar kebaikannya dilihat oleh orang lain alias Pamer. Mudah-mudahan kita terlindung dari sifat tersebut.

Sebaliknya sifat yang baik adalah Sikap Tawadhu'. Rendah hati.

Allah SWT berfirman :

"…Janganlah kamu mengatakan dirimu suci. Dialah yang paling mengetahui tentang orang yang bertakwa." [An Najm 32]

Dari Ibn Mas'ud, dari Rasulullah Saw, beliau bersabda: "Tidak akan masuk sorga, seseorang yang di dalam hatinya ada sebijih atom dari sifat sombong". Seorang sahabat bertanya kepada Nabi Saw: "Sesungguhnya seseorang menyukai kalau pakainnya itu indah atau sandalnya juga baik". Rasulullah Saw bersabda: "Sesungguhnya Allah Swt adalah Maha Indah dan menyukai keindahan.

Sifat sombong adalah mengabaikan kebenaran dan memandang rendah manusia yang lain" [HR Muslim]

BAIK KAH, Saya ?

"Baik kah saya" walaupun selalu sholat 5 waktu serta tepat pada waktunya
"Baik kah saya" walaupun telah berhaji & umroh beberapa kali.
"Baik kah saya" walaupun telah bersedekah setiap hari.
"Baik kah saya" walaupun hari-hari kita memberi nasihat dan teguran kepada orang lain yang berbuat salah.
"Baik kah saya" walaupun sudah pakai jubah, berjenggot dan menutup aurat dengan sempurna.
"Baik kah saya" walaupun setiap malam sholat Tahajjud, Witir, Hajat dan zikir.
"Baik kah saya" walaupun tiap hari ke masjid atau musholla utk shalat & menambah ilmu.
"Baik kah saya" walaupun setiap saat kita update status berunsur nasihat dan dakwah.
"Baik kah saya" walaupun setiap saat kita menolong orang lain.
al-Quran, surah an-Najm ayat 32:فلا تُزٓكُّوْا آنْفُسٓكُمْ هُوٓ آعْلٓمُ بِمٓنْ اتّٓقٓى
"...........Janganlah kamu menganggap diri kamu suci (orang baik) karena Allah-lah yang lebih mengetahui siapa yang benar-benar bertaqwa
Aisyah (ra) ditanya orang "Siapakah orang yang buruk?" dijawab olehnya "yaitu orang yang merasa dirinya baik". Beliau ditanya lagi "Siapakah orang yang baik?", maka dijawab "yaitu orang yang merasa dirinya buruk".
JANGAN MERASA DIRI KITA LEBIH BAIK DARIPADA ORANG LAIN.

Karena kita takkan pernah tahu dimanakah dan bilakah saat hati kita ikhlas melakukan amalan-amalan soleh, menasihati orang serta beramal ibadah lain yang bakal diterima oleh Allah Swt.

Kita tak tahu amal manakah yang Allah terima. Selalu letakkan diri kita dalam keadaan :
"Aku banyak kekurangan dan kelemahan, semua orang lain lebih baik dari aku karena hati manusia masing-masing hanya diketahui Allah".
"Akulah yang paling buruk di kalangan manusia. Aku sedang perbaiki diriku dan mencoba bantu orang lain untuk menjadi lebih baik".

Wujudkan keikhlasan, hindari iri dan dengki,
Selalu mengharapkan Ridha Allah, Latih diri agar selalu tawadhu, jauhkan dari penyakit ujub dan takabbur.
Selalu perbaiki _diri serta orang lain dengan kelembutan dan kasih sayang_
Hanya Allah yang akan terus memberi kita petunjuk serta jalan kebenaran.

Semoga setiap hari Allah selalu membimbing kita semua, amin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Seluruh atau sebagian artikel yang terbit di Situs kami tidak otomatis mempresentasikan suara umat islam secara keseluruhan. Setiap tanggapan, sanggahan atau komentar Anda dapat disampaikan ke kolom komentar di bawah ini