Rabu, 07 Desember 2016

Sebuah catatan Ide Gila Santri Ciamis Jalan Kaki Menuju Jakarta Untuk Melakukan Aksi Super Damai 212 (3)











Sepuluh menit berlalu iring-iringan Mobil back terbuka berjalan
menyusuri Jalan berbelok, masyarakat yang terlewati menatap penuh
tanya ada apa dan mau kemana, satu tabir yang belum ada tafsirnya.
Saya terus mengontak Kiyai Sepuh untuk konfirmasi kesiapaannya :
Assalamualaikum Kang Haji, dimana posisi? Tanya saya pada KH M. Syarip
Hidayat Pimpinan Pondok pesantren Al Hasan, di ujung telepon beliau
menjawab " saya di jakarta jajap jamaah umroh, wadduhh gimana ini teh
kan udah disetting untuk memberangkatkan, beliau menjawab, sok waelah
ku ente (silahkan saja sama kamu), tak patah arang saya coba ngontek
KH Maksum Pimpinan Pondok Pesantren Cikole, Assalamaualaikum kang
diantos di Masjid Agung,, beliau bertanya ada siapa? Santri yang mau
ke Jakarta jadinya Jalan kaki,,,, jawab saya, beliau menjawab insya
Alloh nanti beres ngajar akang merapat ke Mesjid Agung, Ada rasa
gembira Karena Kiyai Sepuh memberikan support sehingga bertambah
semangat.

Kira kira 10 menit sebelum nyampai di Mesjid Agung saya berfikir ,
aduh belum minta idzin ke ketua DKM, dicari nomor yang bisa dihubungi,
akhirnya nyambung juga dengan ketua DKM saya ngomong bla bla dan
beliau mengamini maksud kami plus menyediakan sound system, sampailah
rombongan santri kami di Masjid Agung dan ternyata di sana sudah
tumpah ruah riuh ramai dengan santri dari pesantren yg lain, ada KH.
Pipin dari Sabiilunnajat, ada KH. Haidarifan dari Banyulana, ada dari
Miftahul amiin juga santri pesantren sekitar Ciamis,, para pimpinan
pesantren yang ada berkumpul di teras Mesjid sambil senyum, seorang
Kiayi bertanya pada saya, Bener iyeu teh?( betulkah ini?) Saya jawab
serius kang. Di tengah rapat kecil itu tiba-tiba hp Nokia jadul saya
berdering dan tidak muncul nama nomornya tidak dikenal, saya coba
angkat,, halloo asalamulaikum, di ujung telpon seseorang menjawab
waalaikum salam Pak Kiayi ini saya dari polres Bapak Kapolres minta
bertemu bisa engga? Ooohh iya Insya Alloh bisa tunggu satu jam lagi.
Saya melanjutkan rapat dan diputuskan acara pengarahan harus segera
dimulai,,

Lewat Mobil komando korlap mengumumkan seluruh santri segera masuk ke
mesjid, serempak semuanya masuk mesjid. Para pimpinan pontren yang
hadir duduk paling depan, santri putri dan putra dipisah dengan
barisan brigade santri berrompi khusus. Acara dimulai dengan lantunan
ayat suci alquran, lanjut pengarahan dari mulai maksud teknis
diperjalanan dan destinasi pos peristirahatan. Para Kiayi bergantian
memberikan arahan, giliran saya ambil mikrofon,, saya pekikan
takbiirrr, gemuruh semuanya mengucapkan Allohu Akbar,, Allahu Akbar
berkali Kali, semunya berdiri,, ista'idduuuu,,,dijawab labbaik,,
apakah kalian siap Bela Alloh? ,,siaaap serempak, apakah kalian siap
Bela Rosul,, siaap, apakah kalian siap Bela islamm,, siap, apakah
kalian siap Bela Quran,, siapp, takbiirr,, Allohu Akbar,, begitulah
kata komando itu diulang ulang, adrenaline santri semakin memuncak
tatkala KH Maksum datang bergabung dan memberikan arahan terahirr,,
awak media mulai berdatangan kilatan lampu kamera menghiyasi suasana
Mesjid Agung,, hp terus berbunyi dengan nomor yang sama ternyata yang
dari Polres itu terus menghubungi,,, Acara dilanjut dengan doa dan
santri bersiap keluar mesjid menuju Jalan utama ke Jakarta,, barisan
diatur 3 orang setiap baris Mobil komando didepan,, tepat
dibelakangnya ribuan santri yang memakai dudukuy cetok bercat merah
putihh berbaris panjang,, korlap mulai mulai bersuara lewat komando
takbiirr,,, Kiayi Naksum, Kiayi Kamaludin Kiyai Deden di jajaran
paling depan. Kiayi Agus Malik di belakang untuk sapu bersih peserta
yang tercecer, haruuu seruu semangat siap berangkat Bela Islam allahu
Akbar,,, Panjang mengular semua orang kagett,, Ada apa acara apa mau
kemana semua katakan mau Jalan kaki ke Jakarta, mereka geleng kepala,,
sambil berceloteh dadaekanan,, Tiba-tiba seseorang berambut cepak
badannya tegap ototnya berisi mendekat ketika saya asyik berjalan,,,
Pak Kiyai, Pak Kapolres menunggu di kantor,,, ohh iya saya ke sana,,
akhirnya saya naik Mobil menuju Kantor Polres Ciamis,, Lima menit saya
Sudah sampai di Mapolres disambut oleh petugas dan saya masuk ke
ruangan Kapolres,,, ,
Apa saja Yang dibahas antara saya Dan kapolres ciamis????
(Bersambung)
(sumber : facebook.com/nonop.hanafi)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Seluruh atau sebagian artikel yang terbit di Situs kami tidak otomatis mempresentasikan suara umat islam secara keseluruhan. Setiap tanggapan, sanggahan atau komentar Anda dapat disampaikan ke kolom komentar di bawah ini