Minggu, 22 November 2015

Fakta ini Merungkap Kepalsuan Jihad ISIS



Forummuslim.org - Nama Hasna Ait Boulahcen (26), teroris wanita yang

meledakkan dirinya sendiri dalam sebuah penyergapan di St Denise,

Prancis, mendadak sering disebut-sebut oleh media di Eropa. Siapa

sebenarnya Hasna? Apakah benar dia seorang pemeluk agama yang begitu

fanatik? Berikut beberapa fakta yang dapat dihimpun redaksi

Forummuslim.org dari situs Tribun Timur.



Hasna ternyata memiliki latar belakang yang sangat mengejutkan.

Dikutip dari Daily Mail, alih-alih seorang yang taat, Hasna ternyata

sosok wanita yang gemar mabuk-mabukan. Sehari setelah kematianya,

keluarga Hasna menyebut dia sebagai sosok yang sangat tidak religius.

Dia adalah pecandu berat minuman keras, dikenal tak pernah lepas dari

rokok, dan tidak pernah beribadah.





Kakak Hasna, Youssouf Ait Boulahcen, mengatakan bahwa Hasna bahkan

sebelumnya tidak pernah memakai hijab apalagi burka. "Baru sebulan

lalu, dia memakai hijab. Dia sama sekali tak pernah mengaji," kata

Youssouf.

Youssouf menyatakan, Hasna juga tak punya pekerjaan tetap.

"Sehari-hari dia tak bisa lepas dari minuman dan rokok. Dia hanya di

rumah sambil main Facebook dan WhatsApp, itulah pekerjaannya," kata

Youssouf.

"Kami di rumah sudah bosan mengingatkan kebiasaan buruknya. Tapi dia

selalu mengatakan, bahwa saya ini bukan ayahnya, bukan suaminya, jadi

dia menyuruhku diam," tambah Youssouf.





Di media sosial, bahkan juga ditemukan bahwa Hasna pernah memamerkan

foto selfienya ketika berada di bak mandi. Sebuah hal yang mustahil

dilakukan seorang muslim religius.





Obama: Amerika Latih ISIS



Presiden Amerika Serikat Barack Obama pernah membuat dunia tercengang

lantaran menyebut AS melatih pasukan ISIL. Pernyataan itu tanpa

sengaja dilontarkan Obama dalam konferensi pers yang membahas geliat

Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) di Gedung Putih, pada Senin 6

Juli 2015.

"Kami mengebut pelatihan pasukan ISIL, termasuk relawan suku Sunni di

Provinsi Anbar," kata Obama dalam pernyataannya seperti dilansir laman

situs beritaRT.





Seperti diketahui, ISIL atau Islamic State of Iraq and the Levant

merupakan sebutan lain ISIS yang biasa digunakan pemerintah AS.

Tampaknya, Obama tidak menyadari telah mengucapkan kalimat salah

tersebut, lalu melanjutkan pernyataannya. Tapi, pihak Gedung Putih

seolah menyadari kesalahan kalimat itu dan memperbaikinya dalam

transkrip resmi di situs pemerintah. Dalam transkrip itu, kalimat

Obama ditambahi kata dalam kurung 'Iraqi' atau warga Irak.



Namun inisiatif Gedung Putih ini juga terasa aneh dan tidak

memperbaiki keadaan. Kalimat 'Pelatihan pasukan ISIL (warga Irak)'

bermakna, seolah AS melatih pasukan ISIL yang berada di Irak.





Pernyataan Obama tersebut memang sudah basi, namun netizen kembali

mengungkitnya sebelum dan sesudah terjadinya aksi terorisme di Paris,

Prancis.





Berdasarkan penelusuran, beberapa netizen di jejaring sosial Twitter

tampak mengungkit kembali pernyataan Obama itu. Mereka mengunggah

rekaman video saat Obama terpeleset lidah dan memajangnya di lini masa

masing-masing.

Pemilik akun ‏@cgpb, misalnya, mengungkit pernyataan itu dan

mengunggah video Obama di lini masanya.



"Obama keceplosan lagi? 'Obama mengatakan AS melatih ISIL',"tulis akun

‏@cgpb pada 14 November 2015.

Ada pula pengguna akun @shirleycolleen yang juga ikut 'nimbrung'

menyundul kembali pernyataan Obama.

"Pada 7 Juli, Obama keceplosan mengakui pasukan AS melatih ISIS,"

tulis @shirleycolleen pada 9 November 2015. (tribunnews)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Seluruh atau sebagian artikel yang terbit di Situs kami tidak otomatis mempresentasikan suara umat islam secara keseluruhan. Setiap tanggapan, sanggahan atau komentar Anda dapat disampaikan ke kolom komentar di bawah ini