Senin, 05 Oktober 2015

Pesawat-Pesawat Tempur Rusia Nyaris Tembak Jet-Jet Israel



Meski Perdana Menteri Isreal Benjamin Netanyahu telah menemui Presiden

Rusia Vladimir Putin bebeberapa hari yang lalu untuk menghindarkan

mis-komunikasi kedua negara terkait dengan keberadaan mesin-mesin

perang Rusia di Suriah, sebuah insiden nyaris membuat pesawat-pesawat

tempur Rusia terlibat perang udara dengan pesawat-pesawat tempur

Israel.


Seperti dilansir situs Strategika 51 yang mengutip informasi dari

Liveleak.com hari Sabtu (4 Oktober) enam pesawat tempur Rusia tipe

Sukhoi SU–30 SM telah menyergap dan nyaris menembak empat pesawat

tempur F-15 Israel yang mencoba menyusup wilayah Suriah.


Selama ini pesawat-pesawat tersebut leluasa melakukan patroli di

wilayah Suriah, khususnya di wilayah sekitar Latakia yang saat ini

berada di bawah pengawasan Rusia. Dalam laporan itu disebutkan pada

hari Kamis (1 Oktober) enam pesawat SU-30 Rusia meninggalkan landasan

udara Hmimim menuju arah Cyprus, sebelum berbelok arah untuk mencegah

empat pesawat F-15 Israel yang terbang dalam formasi perang menuju

wilayah Suriah dari lepas pantai Latakia.


Terkejut dengan kedatangan 6 pesawat tempur canggih Rusia itu dan

tidak siap untuk bertempur, ke-4 pesawat Israel itupun dengan cepat

berbelok arah menuju Lebanon dengan kecepatan tinggi.


Kedatangan pesawat tempur Israel ini dikonfirmasi oleh militer

Lebanon, yang menyebut 'pesawat musuh' telah melintasi wilayah

Lebanon.


Meski selama ini tidak pernah terjadi peristiwa pertempuran udara

antara kedua jenis pesawat tempur tersebut, para ahli militer Israel

percaya bahwa SU-30 Rusia lebih unggul dibandingkan pesawat-pesawat

tempur mereka.


Israel dikabarkan telah mengajukan protes ke Rusia atas insiden ini,

namun Rusia balik menuntut penjelasan Israel tentang kehadiran

pesawat-pesawat tempur Israel itu dalam formasi perang. Namun, lebih

dari itu, insiden ini menunjukkan bahwa Rusia tidak bermain-main di

Suriah.


Belum ada keterangan resmi dari otoritas Israel, Rusia maupun Suriah

terkait dengan insiden ini. Demikian juga media-media barat tidak

memberitakan insiden ini. ( Indonesian Free Press)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Seluruh atau sebagian artikel yang terbit di Situs kami tidak otomatis mempresentasikan suara umat islam secara keseluruhan. Setiap tanggapan, sanggahan atau komentar Anda dapat disampaikan ke kolom komentar di bawah ini