Rabu, 14 Oktober 2015

Catatan Kecil Sang Narapidana : Di Sini

Disini..

di hembusan angin aku

ingin memelukmu,

wajah kokoh mana yang tak hanyutkanku,

sekilas mata dan kelelawar bertawar,

kemanakah biru cinta ini bersabar,

melihat di jalan yang kutapaki benar,

dan mesti belajar menciummu

dalam kekosongan.





Di sini

aku merasa dihargai sebagai manusia,

yang hidup pada dua sisi,

kurang dan kuat.





Di sini aku menantimu, melintas sebentar saja,

menyeka air mata,

merekam jarak dan dahaga,

ketika aku erat memelukmu,

wajah keberanian,

ketika malam itu bersama bulan yang setengah tenggelam.





Di sini

waktu berjalan terasa begitu pelan,

langkah seakan diam berhenti,

hanya menunggu kehadiranmu

di antara kehidupan dan kematian.



Di sini,

rinduku tak pernah berhenti,

biarpun bunga tulip tak sewangi

melati,

harum mu kunanti,

sampai kini.







(Last update: Sun, 11 Jan 2015 20:01:40 +0800)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Seluruh atau sebagian artikel yang terbit di Situs kami tidak otomatis mempresentasikan suara umat islam secara keseluruhan. Setiap tanggapan, sanggahan atau komentar Anda dapat disampaikan ke kolom komentar di bawah ini