Senin, 25 Mei 2015

Ketika Aku Sendiri




Ketika aku terdiam, menatap langit kamar yang hening,
suara-suara jadi ikut membisu.


Aku sendiri dan hanya padamu,
Aku sendiri,
Memang sendiri,
Aku sepi,
Memang sendiri,
Mataku berlari-lari,
mengililingi ruang yang berbatas,
tembok yang sulit kutembus dengan akalku.


Aku sendiri,
memang sepi.
Aku sendiri,
mau sendiri
dari dunia yang mentertawakan ku dengan terbahak-bahak,
mereka yang nyinyir membusungkan dada,
berhasil menyembelih darah ismail,
berpesta pora.


Aku yang sendiri,
tetap menunggumu
penuh harap dan air mata,
di reruntuhan ruang yang terbatas.


Tidurku,
sendiriku
menunggumu,
meraihku....

--
Catatan :
File galeri : Nahdiana.com
Naskah : Hasti Nahdiana - Pekalongan
Kamera : Nokia 206 - Karawang
Waktu : 25-05-2015 / 15:44 UTC +7
© Copyright - All Rights Reserved

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Seluruh atau sebagian artikel yang terbit di Situs kami tidak otomatis mempresentasikan suara umat islam secara keseluruhan. Setiap tanggapan, sanggahan atau komentar Anda dapat disampaikan ke kolom komentar di bawah ini