Selasa, 12 Mei 2015

Din Syamsuddin Sebut Revolusi Mental Jokowi hanya Sebatas Wacana

Banyak tokoh yang tergiur dengan kampanye pemilihan presiden waktu

lalu, di mana capres Joko Widodo kala itu menyuarakan revolusi mental.

Salah satunya yang tergiur adalah Ketua Umum Pimpinan Pusat

Muhammadiyah Din Syamsuddin.





Namun kenyataannya setelah enam bulan berjalan, revolusi mental yang

disuarakan dengan keras saat pilpres, belum direalisasikan secara

maksimal dan baru sebatas wacana.





"Gagasan revolusi mental itu bagus, tapi sayang belum terlaksana

dengan baik. Dan belum ada tanda-tanda penerapan yang baik," ujar Din

di Istana Wakil Presiden, Kebon Sirih, Jakarta, Selasa (12/5/2015).





Menurut Din, setelah sekian bulan ini kelihatannya Jokowi kurang

greget untuk melaksanakan apa yang disebut dengan revolusi mental. Ia

menambahkan, pemerintahan Jokowi juga belum menerapkan revolusi mental

secara menyeluruh.

Ini terlihat belum ada gebrakan-gebrakan yang membuat publik bangga.

"Karena revolusi mental itu harus sebuah ledakan dasyat yang

sistematis dan membawa perubahan," ungkapnya.





Lantaran itu, Din mengingatkan Jokowi untuk merealisasikan janjinya

pada saat kampanye yang lalu agar rakyat Indonesia benar-benar percaya

bahwa revolusi mental itu telah terlaksana. "Sayang kalau hanya

berhenti sampai gagasan, ini memerlukan sebuah strategi komperhensif

total, dan revolusi mental," tegasnya. (fastnews)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Seluruh atau sebagian artikel yang terbit di Situs kami tidak otomatis mempresentasikan suara umat islam secara keseluruhan. Setiap tanggapan, sanggahan atau komentar Anda dapat disampaikan ke kolom komentar di bawah ini