Minggu, 31 Mei 2015

Anak Balita di perlakukan seperti anjing oleh ibunya

 

 Terlalu anak balita di perlakukan layaknya anjing oleh ibunya.
Seorang ibu pada dasarnya
memiliki tanggung jawab besar untuk
membuat buah hatinya tumbuh dewasa
dengan penuh kasih sayang. Namun , tidak
semua wanita bisa menjadi ibu yang baik
bagi anaknya. Seringkali ada ibu yang tega
memperlakukan anaknnya dengan kejam.
Seperti yang dilakukan oleh ibu asal Provinsi
Bataan, Filipina ini memperlakukan anaknya
yang masih bayi seperti anjing.

Ibu yang tidak disebutkan namanya itu
dengan teganya melilitkan tali di leher sang
bayi layaknya seperti anjing. Peristiwa ini
sempat direkam oleh kamera pengintai.
Alhasil, foto itu menyebarluas di jejaring
internet hingga terdengar oleh seorang aktivis
anti-kekerasan pada anak asal Dublin,
Irlandia, Lurleen Hillard (46).
Melihat perbuatan keji yang dilakukan oleh
sang ibu terhadap bayinya itu , Lurleen Hillard
langsung mengambil alih tindakan dengan
mengecam si ibu kejam itu, bahkan dirinya
juga mendesak pemerintah Filipina
mengamankan bayi itu.

“Saat pertama kali melhat gambar ini di
Facebook, saya langsung naik pitam,
bagaimana bisa hal keji ini terjadi dan
dilakukan oleh ibunya sendiri. Apakah orang
sekitarnya tidak ada yang tahu tentang ini?
Aksi ini sudah tidak dapat ditolerir dan harus
ada penegakkan hukum keras,” ungkap
Lurleen seperti yang dilansir dari
Merdeka.com (28/5/2015).

Bahkan untuk cepat menyelesaikan perkara ini
, Lurleen mendesak pemerintah Amerika
Serikat untuk mengatasi masalah kekerasan
pada anak seperti yang terjad di Filipina ini.
Dinas Kesejahteraan Sosial Bataan melakukan
kepastian terhadap perbuatan keji yang
beredar lewat sebuah foto di akun Facebook
itu. Mereka langsung turun ke tempat
kejadian. Setelah menemui si pelaku , ibu itu
mengatakan jika foto itu awalnya hanyalah
lelucon belaka. Ibu itu hanya bercanda
dengan merantai bayi itu lalu menyeretnya ke
piring makanan anjing.
“Bila foto itu adalah sebuah lelucon, itu
adalah lelucon yang sangat buruk. Anak itu
tak paham jika ibunya sedang bercanda,” kata
Menteri Kesejahteraan Sosial Filipina Corazon
Soliman.

Namun , tindakan yang dilakukan ibu itu
sudah termasuk dalam pelanggaran hukum.
Bercanda atau tidaknya niat ibu sebaiknya
tidak seharusnya memperlakukan anaknya
seperti binatang.
Kini ibu kejam tersebut pun harus berurusan
dengan pihak hukum untuk mendapatkan
sanksi hukuman yang setimpal dengan apa
yang diperbuatkan. Ini semua juga berkat
kerja keras Lurleen untuk bisa memasukan
wanita itu ke pihak hukum.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Seluruh atau sebagian artikel yang terbit di Situs kami tidak otomatis mempresentasikan suara umat islam secara keseluruhan. Setiap tanggapan, sanggahan atau komentar Anda dapat disampaikan ke kolom komentar di bawah ini