Kamis, 19 Maret 2015

Pihak Istana Mulai Gerah Hadapi Isu Aksi Gerakan Kampus

Gerakan sejumlah elemen kampus dan masyarakat mulai terkoordinasi

dalam satu isu bersama untuk menggulingkan rezim Jokowi - JK.





Menghadapi isu tersebut, pihak Istana dikabarkan mulai gerah.

Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto saat dihubungi via telepon, tidak

bersedia memberi komentar.





Berdasarkan pemantauan media massa, aksi besar-besaran akan terjadi di

Jakarta dan sejumlah daerah.





Ribuan alumni Universitas Indonesia dan lintas alumni perguruan tinggi

yang tergabung dalam Gerakan Anti Korups (GAK) telah menetapkan Rapat

Akbar di Kampus UI Salemba 20 Maret pukul 13.00 WIB.





Rapat akbar dilakukan sebagai bentuk konsolidasi untuk bergerak

mengajak massa mahasiswa dan rakyat turun ke jalan mendesak Jokowi -

JK dilengserkan.





Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) mengumumkan sikap

mereka untuk melakukan demo serentak tanggal 19 Maret di seluruh

Indonesia.

"Aksi akan difokuskan pada titik-titik sentral dan vital masing-masing

wilayah dan daerah," kata Ketua Umum Pengurus Pusat KAMMI, Andriyana

(18/3).





Devisi Informasi dan Jaringan Aksi Progres 98, mencatat kurang lebih

42 kelompok massa kampus dan elemen masyarakat telah siap bergerak

turun ke jalan.

"Kesiapan dan konsolidasi semakin matang dan telah terbangun satu

tekat untuk mendesak Jokowi - JK dilengserkan," ungkap Ketua Devisi

Informasi dan Jaringan Aksi Progres 98, Feko Supriyadi, (18/3).





Aksi massa mahasiswa, jaringan alumni dan elemen kepemudaan juga telah

menetapkan puncak dari rangkaian demo besar-besaran akan dilakukan di

Istana Negara.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Seluruh atau sebagian artikel yang terbit di Situs kami tidak otomatis mempresentasikan suara umat islam secara keseluruhan. Setiap tanggapan, sanggahan atau komentar Anda dapat disampaikan ke kolom komentar di bawah ini