Kamis, 12 Maret 2015

Mengapa Israel Membenci Iran?

Kenapa Israel membenci Iran sehingga PM Israel Benyamin Netanyahu

harus berpidato di depan Kongres AS guna meyakinkan bahaya Iran?





Pakistan punya bom nuklir. Tapi Israel tidak merasa terganggu.

Mungkin Hari Quds (Hari Palestina), Yaumal Quds, atau Quds Day yang

membuat Israel khawatir.



Hari Quds ini dimulai tahun 1979 saat Imam Khomeini berkuasa di Iran

sebagai solidaritas terhadap Palestina dan perlawanan terhadap Israel.





Pada Hari Quds yang diadakan setiap Jum'at terakhir di bulan Ramadhan,

jutaan orang berdemo di Iran meneriakkan mampus Israel dan mampus AS.

Menuntut agar Palestina bisa dibebaskan. Demo ini tidak cuma di Iran,

tapi juga di Iraq. Di negara-negara lain seperti Jerman, Pakistan,

Bahrain, dsb juga ada.





Begitu ramainya peserta demo Hari Quds ini sehingga banyak politikus

numpang ngetop dengan cara berpidato di acara tersebut.





Media Massa Barat bahkan Israel meliput Quds Day. Mungkin ini sebabnya

Israel khawatir. Kata-kata dan demonstrasi pada Yaumal Quds membuat

hati mereka jadi gentar. Israel itu cuma 7 juta jiwa penduduknya. Jika

ummat Islam bersatu, niscaya Israel akan musnah dan AS pun tak bisa

menolongnya.





Harusnya ummat Islam di seluruh dunia, termasuk Indonesia juga

melakukan demo pada Hari Al Quds. Jangan bilang ini Syi'ah. Tapi

mayoritas Muslim Palestina itu Sunni. Hari Jum'at adalah hari yang

paling Mulia dalam Islam. Begitu pula bulan Ramadhan. Dan Jum'at

terakhir itu paling mulia mengingat malam Lailatul Qadar ada di 10

malam terakhir.





Ini juga membuat ummat Islam jadi ahli dalam berdemo. Setelah Perang,

Demo adalah senjata kedua yang paling ampuh untuk merebut kekuasaan.

Bung Karno dan Soeharto jatuh setelah demo raksasa. Syah Iran,

Mubarak, dan Mursi pun jatuh karena demo raksasa. Jadi jika ummat

Islam ahli dalam berdemo sehingga bisa mendatangkan jutaan orang untuk

berdemo, niscaya orang-orang macam Ahok tidak mungkin bisa jadi

pemimpin.





Sekarang mereka leluasa karena kita memang tidak ahli dalam berdemo.

Mendatangkan puluhan ribu orang saja setengah mati. Padahal jika

jumlahnya belum jutaan, belum dianggap oleh pemerintah.



Ini beritanya:

Protesters across Muslim world denounce Israel in al-Quds Day rallies

Demonstrators call for "Death to Israel" and "Death to American" while

expressing solidarity with Palestinians.

Demonstrations took place across the Muslim world on Friday in support

of the Palestinians and in protest of Israel and its ongoing campaign

against Hamas in the Gaza Strip.



In Iran, rallies took place in Tehran and more than 700 towns and

cities across the country during marches marking annual "al-Quds Day"

or Jerusalem Day, which was launched in 1979 by the Islamic Republic's

Supreme Leader Ayatollah Khomenei to show support for Palestinians and

opposition to Israel.

"The Islamic world must in unison declare this day one of anger,

hatred, unity and resistance against Israel," AFP quoted Iranian

President Hassan Rouhani as saying at the demonstration in his

country's capital.

Portesters carried carried placards emblazoned with the slogans "Death

to Israel" and "Death to America," AFP reported.

In Karachi, about 5,000 men, women and children marched over US and

Israeli flags spread out on the street chanting: "Down with Israel,"

"Down with America."

A rally in Berlin of some 1,200 pro-Palestiniandemonstrators and an

estimated 700 counter-demonstrators supporting Israel remained

peaceful on Friday, according to German police.

Chanting "freedom for Palestine, freedom for Gaza," Palestinian

supporters marched on the German capital's Kurfuerstendammshopping

boulevard which had been closed off to traffic.

http://www.jpost.com/International/Muslim-world-denounces-Israel-in-annual-al-Quds-Day-rallies-368961



Iran's 'Jerusalem Day': Behind the rallies and rhetoric

http://www.bbc.com/news/world-middle-east-23448932



Quds Day (Jerusalem Day, Quds is the city's Arabic name), officially

called International Quds Day‏ (روز جهانی قدس) in Iran, is an annual

event held on the last Friday of Ramadan that was initiated by the

Islamic Republic of Iran in 1979 to express solidarity with the

Palestinian people and oppose Zionism and Israel's existence,[1] as

well as Israel's control of Jerusalem. In Iran, the government

sponsors and organizes the day's rallies. Quds Day is also held in

several countries in the Arab and Muslim world with protests against

the Israeli occupation of East Jerusalem (diolah dari berbagai sumber)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Seluruh atau sebagian artikel yang terbit di Situs kami tidak otomatis mempresentasikan suara umat islam secara keseluruhan. Setiap tanggapan, sanggahan atau komentar Anda dapat disampaikan ke kolom komentar di bawah ini