Selasa, 24 Maret 2015

Embun Di Pelupuk Mata

Tuhan,
Ada peluh di sekujur tubuh,
ada embun di pelupuk mata,
ada kerinduan mengharu biru,
ada sesak menghimpit rasa.


Tuhan,
ada doa berbalut pilu,
ada pelarian terburu-buru,
ada hina berharap mahkota,
ada percumbuan sia-sia.


Tuhan,
doaku negeri ini bukan negeri bedebah,
negeri ini bukan negeri taik dan bangsat,
ibu pertiwi bukan ibu pecundang.


Tuhan,
Ada peluh di sekujur tubuh,
ada embun di pelupuk mata,
peluh para pejuang,
air mata para pahlawan.

Tuhan,
kuntum doa lembut mengalun,
bagai tangisan bayi kehilangan pangkuan ibunya,
seiring bunga mawar mekar ranum,
aku mohon maaf selembut kasih.

(edisi revisi)
--


© Copyright - All Rights Reserved

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Seluruh atau sebagian artikel yang terbit di Situs kami tidak otomatis mempresentasikan suara umat islam secara keseluruhan. Setiap tanggapan, sanggahan atau komentar Anda dapat disampaikan ke kolom komentar di bawah ini