Minggu, 28 Juni 2009

Di Puncak Kemakrifatan

Ketika kau berada di puncak kemakrifatan
mana mungkin aku katakan kepadamu
bahwa kau adalah jazad tanpa tulang tanpa darah
bahkan mataku pun dapat menyaksikan
rambut hitammu dibelai halus oleh angin yang semilir
yang bila itu kau tak peduli
kau tak lain hanyalah jazad yang berdebu
tidak mengherankan
karena itulah kesempurnaan penciptaanmu
di balik kelemahan jasmanimu
bahkan ketika kau berada di puncak kemakrifatan
tak mungkin bukan aku katakan dirimu Tuhan
yang menguasai seluruh semesta alam ?
Tapi akan kau mengerti
betapa maha perkasanya sang pencipta
dan betapa lemahnya sang makhluk.


Ketika itu aku teringat Aisyah r.a. berkata : Ya Nabi, seluruh
dosa-dosamu baik di masa lalu maupun yang akan datang telah diampuni
oleh Allah,
mengapa masih Engkau tegakkan sholat malam hingga bengkak-bengkak kakimu ?
Nabi pun menjawab : tidakkah aku pantas menjadi hamba yang bersyukur ?

--
Created By
Muhammad Saroji

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Seluruh atau sebagian artikel yang terbit di Situs kami tidak otomatis mempresentasikan suara umat islam secara keseluruhan. Setiap tanggapan, sanggahan atau komentar Anda dapat disampaikan ke kolom komentar di bawah ini