Minggu, 10 Mei 2009

Kedamaian




Malam begitu sunyi
jam dinding berdentang dua belas kali
sepotong cinta telah terbuang tadi siang
aku sendiri lagi.
Tak perlu lagi kutaburi dupa-dupa
agar harumnya membagi duka
karena kau tak pernah mengerti
selama ini tak pernah kunikmati kedamaian.
Kedamaian ?

Kau kira seperti terlelap tidur di ranjang ?
Atau jazad rapuh yang terkubur ?
Oh jiwa nestapaku
semoga esok matahari bersinar
dan jiwaku mendapat kedamaian.
Aku makin gelisah
asap rokokmu
mengepul merayapi dinding malam
mengingatkanku kau menghinaku
tadi siang...

Gunung Putri-Bogor
28 Juni 1995

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Seluruh atau sebagian artikel yang terbit di Situs kami tidak otomatis mempresentasikan suara umat islam secara keseluruhan. Setiap tanggapan, sanggahan atau komentar Anda dapat disampaikan ke kolom komentar di bawah ini