Senin, 11 Mei 2009

Janin-Janin Perawan





Di sudut keremangan
ini zaman tak lagi perawan
keangkuhan dan kerakusan manusia
memperkosa bumiku siang malam
bumiku menangis
bumiku menjerit
kaki-kaki berlumpur
dosa merayapi kepiluannya
menaburi kegersangannya dengan curahan dosa dan malapetaka.


Bumiku merana
hamparan suburnya menjadi comberan
tempat pendosa melempar janin-janin perawan
malamnya berpesta pora
memperturutkan birahi penuh aib
birahi zina !!


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Seluruh atau sebagian artikel yang terbit di Situs kami tidak otomatis mempresentasikan suara umat islam secara keseluruhan. Setiap tanggapan, sanggahan atau komentar Anda dapat disampaikan ke kolom komentar di bawah ini