Senin, 23 Februari 2009

Batas




BATAS

Hatiku trauma
hasratku berduka
dan itu masih ada
walau terasa hangat belai mentari
tapi jiwa kaku mati.
Keinginan membentang
sampai ke ujung batas hidup
ketika mencapai puncak jemu
sampai padaku rasa ingin tahu
batas antara mati dan hidup.

Oh
bertahan itu wajar
dalam mengukur kepandaian akal
aku mesti bertahan
saampai padaku
batas antara hidup dan mati.

Pemalang 16 agustus 1989

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Seluruh atau sebagian artikel yang terbit di Situs kami tidak otomatis mempresentasikan suara umat islam secara keseluruhan. Setiap tanggapan, sanggahan atau komentar Anda dapat disampaikan ke kolom komentar di bawah ini